HALUT, _MalutHomadebini.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyambut positif pelaksanaan Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia ke-27 yang dipusatkan di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Supu, Kecamatan Loloda Utara. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjadikan masyarakat nelayan sebagai bagian penting dari prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan potensi kelautan di Maluku Utara, khususnya Halmahera Utara. Menurutnya, kehadiran program Kampung Nelayan Merah Putih harus menjadi momentum perubahan dalam pengelolaan sektor perikanan, dari pola tradisional menuju sistem yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan. Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kapasitas nelayan, memperkuat hasil produksi, serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kasman menjelaskan, pengembangan kawasan perikanan di Loloda juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Halmahera Utara. Pemerintah daerah telah menetapkan empat zona pengembangan wilayah, yakni Kao dan Malifut sebagai kawasan industri, Kota Tobelo sebagai pusat jasa, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata, Galela sebagai kawasan pertanian, perkebunan, dan hortikultura, serta Loloda sebagai kawasan pengembangan perikanan terpadu. Selain Desa Supu, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Dama diharapkan menjadi kawasan penyangga yang memperkuat konektivitas ekonomi perikanan dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut.
Senada dengan Wakil Bupati, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, S.Ag., turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia berharap Kampung Nelayan Merah Putih tidak sekadar menghadirkan pembangunan infrastruktur pesisir, tetapi juga mampu menciptakan perubahan nyata melalui peningkatan produktivitas, pengelolaan hasil tangkapan, penguatan kapasitas nelayan, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Sarbin menegaskan bahwa sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci agar program tersebut berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru berbasis kelautan dan perikanan di Maluku Utara.
Pelaksanaan Bulan Bakti KKP ke-27 juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat, meliputi pembagian bantuan sembako, pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, pemeriksaan kesehatan gratis bagi nelayan, serta bazar UMKM olahan pangan. Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur Maluku Utara, jajaran balai dan balai pelatihan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur kecamatan, Asisten I, Kepala Dinas Perikanan, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atas dukungan dan kehadiran dalam kegiatan tersebut.
Melalui momentum Bulan Bakti KKP ke-27, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Supu dan Desa Dama dapat menjadi fondasi pengembangan kawasan perikanan terpadu. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, menciptakan lapangan usaha, mengoptimalkan potensi sumber daya laut, serta mewujudkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. (Chen).















