Dua Putri Daerah Pulau Morotai Resmi Terpilih sebagai Duta Pesona Nusantara Batch 3

banner 120x600

Pulau Morotai, Maluku Utara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Pulau Morotai. Dua putri terbaik daerah, Salwa Salsabila Kharie asal Kecamatan Morotai Timur dan Chelsea Elizabeth Asamal asal Kecamatan Morotai Selatan, resmi terpilih sebagai Duta Pesona Nusantara Batch 3 setelah berhasil melewati serangkaian tahapan seleksi bersama peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda Morotai memiliki kapasitas, dedikasi, dan komitmen kuat dalam memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, serta potensi pariwisata daerah ke tingkat nasional.

Salwa Salsabila Kharie, mahasiswi Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Esa Unggul dengan IPK 3,60, dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan kegiatan sosial. Ia juga pernah meraih gelar Duta Ekobudaya Indonesia Batch 1, yang semakin memperkuat kiprahnya dalam pelestarian budaya dan promosi pariwisata berkelanjutan.

Melalui ajang Duta Pesona Nusantara, Salwa mengusung program “Discover Morotai”, sebuah gerakan promosi digital yang bertujuan memperkenalkan sejarah Perang Dunia II di Morotai, budaya lokal, destinasi wisata bahari, kuliner khas, hingga potensi ekonomi kreatif daerah melalui konten edukatif dan kolaborasi dengan berbagai komunitas.

“Bagi saya, menjadi Duta Pesona Nusantara bukan hanya tentang mengenakan selempang, tetapi menjadi penghubung antara budaya, masyarakat, dan pariwisata Indonesia. Saya ingin memperkenalkan Morotai sebagai daerah yang memiliki keindahan alam, sejarah dunia, serta budaya yang kaya,” ujar Salwa.

Sementara itu, Chelsea Elizabeth Asamal membawa gagasan bertajuk “Digital Nusantara: Pemanfaatan Teknologi untuk Promosi Budaya dan Pariwisata Indonesia.” Melalui program tersebut, Chelsea mendorong pemanfaatan media sosial, video kreatif, serta teknologi informasi sebagai sarana edukasi dan promosi budaya, wisata, kuliner, dan kearifan lokal Indonesia.

“Menjadi seorang duta bukan hanya tentang selempang, melainkan tanggung jawab untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan pesona Nusantara kepada dunia. Teknologi harus menjadi jembatan yang menghubungkan kekayaan budaya Indonesia dengan masyarakat global,” ungkap Chelsea.

Meski berasal dari kecamatan yang berbeda, Salwa dan Chelsea memiliki visi yang sama, yakni menjadikan Pulau Morotai semakin dikenal melalui kekayaan sejarah, budaya, dan potensi pariwisatanya.

Keduanya percaya bahwa promosi daerah harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Dengan memadukan edukasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital, mereka berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mencintai Pulau Morotai sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.

“Kami percaya bahwa setiap daerah memiliki cerita yang layak untuk didengar. Ketika kita memperkenalkan daerah dengan sepenuh hati, sesungguhnya kita sedang memperkenalkan Indonesia kepada dunia,” ujar keduanya.

Keikutsertaan Salwa dan Chelsea sebagai Duta Pesona Nusantara Batch 3 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Pulau Morotai dan Provinsi Maluku Utara, untuk terus berkarya, mencintai budaya, memanfaatkan teknologi secara positif, serta berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia melalui inovasi dan aksi nyata.

Dengan semangat “Pesona Nusantara untuk Indonesia”, kedua putri daerah ini berkomitmen menjadi representasi generasi muda Morotai yang aktif mempromosikan sejarah, budaya, dan pariwisata Indonesia agar semakin dikenal, dicintai, dan dilestarikan oleh generasi masa kini maupun mendatang.

(Red).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *