Berita  

PERADI UTAMA–PA-GMNI PERLUAS AKSES PENDIDIKAN ADVOKAT, PROGRAM BEASISWA MURNI MASUK BATCH IV

banner 120x600

JAKARTA – Komitmen memperluas akses pendidikan profesi advokat bagi kader pergerakan terus diwujudkan melalui kolaborasi antara Organisasi Advokat PERADI UTAMA dan Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI). Komitmen tersebut kembali dibuktikan dengan dibukanya Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Program Beasiswa Murni Batch IV, Sabtu (7/11/2026).

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti lebih dari 110 peserta, termasuk 101 kader PA-GMNI yang berasal dari 15 provinsi dan 55 perguruan tinggi di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para sarjana hukum untuk mengikuti pendidikan profesi advokat tanpa terbebani persoalan biaya pendidikan.

 

Sekretaris Jenderal DPP PA-GMNI, Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H., yang mewakili Ketua Umum PA-GMNI, Prof. Dr. Arief Hidayat, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program beasiswa yang merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara PA-GMNI dan PERADI UTAMA pada 19 Juli 2025.

 

Menurut Abdy, keberlanjutan program hingga Batch IV membuktikan bahwa kerja sama antarlembaga tidak hanya berhenti pada kesepakatan formal, tetapi mampu diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat bagi kader. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan diperluas hingga menjangkau seluruh cabang PA-GMNI di tingkat kabupaten dan kota di Indonesia.

 

Abdy juga membuka harapan adanya penambahan kuota beasiswa dari PERADI UTAMA apabila alokasi awal sebanyak 3.000 kader telah terpenuhi. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Sebab, PKPA bukan sekadar proses pembelajaran teori hukum, melainkan juga ruang pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab moral sebelum memasuki profesi advokat yang dikenal sebagai Officium Nobile atau profesi yang mulia.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN PERADI UTAMA, R. Jourda Ugroseno, S.H., M.Kn., yang mewakili Ketua Umum PERADI UTAMA, Prof. Dr. Hardi Fardiansyah, secara resmi membuka penyelenggaraan PKPA Beasiswa Murni Batch IV. Dalam sambutannya, Jourda menegaskan bahwa pendidikan profesi advokat merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia bidang hukum yang kompeten, profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas.

 

Ia menekankan bahwa PKPA bukan sekadar tahapan untuk memperoleh profesi advokat, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengemban tanggung jawab penegakan hukum dan memperjuangkan keadilan. PERADI UTAMA, lanjutnya, berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia hukum melalui pendidikan profesi, seminar, webinar, serta berbagai forum pengembangan kompetensi agar para advokat mampu menjawab tantangan perkembangan hukum.

 

Kolaborasi PERADI UTAMA dan PA-GMNI melalui program beasiswa ini diharapkan terus memperluas kesempatan bagi kader berlatar belakang pendidikan hukum untuk memasuki dunia profesi advokat. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan melahirkan advokat yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga menjunjung tinggi etika, integritas, serta keberanian memperjuangkan keadilan dan supremasi hukum di Indonesia. (Red/chen).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *