Berita  

BUPATI HALUT DORONG PEMULIHAN LAHAN DAN BIBIT PALA UNGGUL, TOGAMA PALA DISIAPKAN PERKUAT EKONOMI PETANI

banner 120x600

TOBELO — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendorong pemulihan lahan pertanian dan perkebunan masyarakat sekaligus memperkuat komoditas unggulan daerah sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., dalam rapat perdana P4ED, Selasa, 6 Oktober 2026, di Ruang Meeting Freddy Tjandua.

 

Bupati meminta dilakukan inventarisasi menyeluruh terhadap lahan masyarakat yang terdampak kebakaran, termasuk tanaman kelapa dan pala. Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyiapkan bantuan bibit serta merancang program pemulihan ekonomi bagi petani, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

 

Untuk komoditas pala, Pemkab Halmahera Utara tengah mendorong pengembangan bibit unggul melalui sistem kloning dengan melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM). Tim UGM telah melakukan pengamatan terhadap sejumlah pohon pala di Halmahera Utara, mengambil sampel dan membawanya ke laboratorium untuk menjalani pengujian.

 

Pengembangan bibit tersebut diharapkan dapat menghasilkan tanaman pala dengan produktivitas lebih baik serta masa berbuah yang lebih cepat. Pemerintah daerah berharap proses pengembangan dapat berlanjut ke tahap pembibitan sehingga distribusi kepada petani dapat dilaksanakan sekitar April–Mei 2027, dengan tetap bergantung pada hasil pengujian dan kesiapan produksi.

 

Pemkab Halmahera Utara juga menyiapkan identitas Togama Pala (Tobelo–Gadjah Mada Pala) sebagai bagian dari upaya membangun identitas komoditas unggulan daerah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat produktivitas pala sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi komoditas perkebunan masyarakat.

 

Dalam rapat tersebut, AKP Anwar Sabari, S.H., hadir mewakili Kapolres Halmahera Utara. Selain itu, Pasi Ops kodim 1508/Tobelo Kapten inf. Heri Susanto, hadir para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Inspektur Inspektorat, Kepala BKAD, Bapenda, BPBD, Kesbangpol serta pimpinan OPD yang berkaitan langsung dengan sektor ekonomi, pertanian, perkebunan, pangan, infrastruktur dan pelayanan publik.

 

Peserta lainnya meliputi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Perkim, Nakertrans, DPMPTSP, Perindag, Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Ketahanan Pangan, Koperasi dan UMKM, Perhubungan, Pariwisata, PMD, Diskominfosan, Satpol PP serta Bagian Administrasi, Kesra dan Hukum dan HAM.

Bupati menegaskan bahwa pengembangan ekonomi daerah membutuhkan kerja nyata seluruh OPD. Pemulihan lahan, perlindungan perkebunan masyarakat, pengembangan bibit unggul dan penguatan data ekonomi harus berjalan secara terpadu agar potensi lokal Halmahera Utara mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *