TOBELO, 23 Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Leandra Mikha Pasaribu, siswi kelas 3 Sekolah Dasar asal Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Medali Emas pada ajang Hong Kong International Science Olympiad (HKISO) 2026 yang diselenggarakan di Singapura.
Ajang internasional tersebut mempertemukan ribuan peserta dari berbagai negara dengan standar penilaian yang ketat, termasuk sistem pengurangan nilai pada setiap kesalahan jawaban. Dalam kompetisi itu, Leandra berhasil tampil unggul dan keluar sebagai salah satu peraih prestasi tertinggi di kategorinya.
Kompetisi HKISO 2026 berlangsung pada 19–22 Juni 2026 dan dipusatkan di sejumlah lokasi akademik bergengsi di Singapura, antara lain National University of Singapore (NUS), Singapore Institute of Management (SIM), dan Singapore Science Park. Puncak acara sekaligus pengumuman pemenang digelar di Ho Bee Auditorium NUS, tempat nama Leandra diumumkan sebagai peraih medali emas.
Perjalanan dan Proses Belajar
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Sejak beberapa tahun terakhir, Leandra menjalani proses pembelajaran intensif di bawah pendampingan keluarga, khususnya sang ibu, Jeine Stela. Ia dibimbing secara mandiri di rumah dengan mempelajari berbagai bidang sains seperti fisika, kimia, biologi, hingga sains terintegrasi melalui latihan rutin dan pendalaman materi.
Menurut pihak keluarga, kemampuan akademik Leandra berkembang pesat hingga melampaui materi yang umumnya diajarkan di tingkat sekolah dasar sebayanya.
Tampil Mandiri di Ajang Internasional
Selain unggul dalam bidang akademik, Leandra juga menunjukkan kemandirian yang menonjol selama mengikuti kompetisi internasional. Ia mampu beradaptasi di lingkungan baru, berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara mandiri, termasuk saat ujian hingga seremoni penghargaan.
Simbol Potensi Anak Daerah
Prestasi Leandra menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk bersaing di tingkat global. Dari Tobelo, wilayah di ujung utara Pulau Halmahera, lahir sosok muda yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Capaian ini juga mencerminkan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan, terutama dalam memberikan pendampingan belajar sejak usia dini. Di sisi lain, prestasi tersebut menjadi refleksi bahwa potensi anak-anak dari daerah terpencil memiliki peluang yang sama untuk berkembang jika mendapatkan dukungan yang tepat.
Keberhasilan Leandra Mikha Pasaribu di ajang HKISO 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia lainnya untuk terus bermimpi besar, berusaha keras, dan mengembangkan kemampuan di bidang sains.
(Redaksi)















