PT Pasific Coir Internasional Ubah Serabut Kelapa Jadi Peluang, Dorong Ekonomi Halmahera Utara

banner 120x600

Halmahera Utara – PT Pasific Coir Internasional terus menunjukkan peran strategisnya dalam mengembangkan industri serabut kelapa di Halmahera Utara melalui inovasi dan ekspansi produk berbasis ekspor.

Setelah berhasil mengekspor 24,76 ton Cocopith dan Cocochip ke Taiwan, perusahaan tersebut kini tengah menyiapkan produk terbaru bernama “Grobek”, yakni media tanam berbasis serabut kelapa yang dirancang untuk sektor hortikultura, khususnya tanaman tomat dan sayuran.

Komisaris PT Pasific Coir Internasional, Orhan Yilmas, menjelaskan bahwa produk baru tersebut masih dalam tahap persiapan, termasuk menunggu kedatangan mesin produksi. “Kami sudah menyiapkan produk baru. Saat ini mesinnya masih dalam perjalanan. Setelah tiba, kami akan mulai produksi ‘Grobek’,” ujarnya.

Selama ini, PT Pasific Coir Internasional telah memproduksi Cocopith dan Cocochip dengan standar ekspor melalui proses yang ketat, mulai dari pencucian bahan baku, pengeringan, hingga pengepresan dalam kemasan 2 hingga 5 kilogram sebelum dikirim ke pasar internasional.

Langkah ekspansi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Nyoter Koenoe, menilai bahwa pengembangan produk oleh PT Pasific Coir Internasional menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini merupakan bentuk nyata pengembangan investasi. Kehadiran produk baru tentu memberikan dampak yang baik bagi daerah, baik dari sisi ekonomi maupun peluang kerja,” ungkapnya.

Menurutnya, industri turunan kelapa memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, mengingat ketersediaan bahan baku yang melimpah di Halmahera Utara. Pemerintah daerah pun menyatakan dukungannya terhadap upaya memperluas investasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

Dengan inovasi yang terus dikembangkan oleh PT Pasific Coir Internasional, Halmahera Utara semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat industri olahan kelapa berorientasi ekspor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *