MalutHomadebini.id-, HALMAHERA UTARA — Tokoh muda sekaligus aktivis yang dikenal aktif menyuarakan berbagai kepentingan masyarakat, Piet Hein Rajawange, menilai kehadiran PT Natural Indococonut Organik (NICO) menjadi salah satu ujung tombak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Halmahera Utara. Menurutnya, industri pengolahan kelapa tersebut tidak hanya memberikan nilai tambah terhadap komoditas lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Piet mengatakan dampak keberadaan PT NICO mulai dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah Tobelo Selatan, Tobelo Timur, Tobelo Barat, Tobelo Tengah, Kao Utara dan Kao Barat. Aktivitas industri turut menciptakan peluang bagi masyarakat melalui berbagai sektor usaha, seperti perdagangan, warung makan, transportasi, rumah kos, jasa pengangkutan, bengkel dan UMKM. “Kita harus melihat manfaat industri secara luas, karena ketika tenaga kerja terserap dan pendapatan masyarakat meningkat, maka perputaran ekonomi juga ikut bergerak di desa-desa,” ujarnya.
Ia berharap PT NICO terus berkembang dan mampu memperluas investasi di Halmahera Utara. Menurutnya, potensi kelapa yang besar harus didukung dengan hilirisasi agar komoditas lokal memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani, tenaga kerja, pelaku UMKM serta masyarakat. “Kami berharap PT NICO semakin maju, kapasitas produksinya berkembang dan investasi dapat diperluas ke sektor-sektor yang berkaitan dengan kelapa,” katanya.
Piet juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam ekosistem industri, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha pendukung. Dengan lebih dari 4.000 tenaga kerja yang disebut telah terserap dan sekitar 85 persen di antaranya merupakan masyarakat lokal, PT NICO dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi kawasan. Namun, angka tersebut merupakan jumlah tenaga kerja perusahaan secara keseluruhan dan tidak dapat dirinci berdasarkan desa atau kecamatan tanpa data resmi perusahaan.
Sebagai tokoh muda dan aktivis yang aktif menyuarakan kepentingan masyarakat, Piet menilai Halmahera Utara memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat industri kelapa di Indonesia. “PT NICO jangan hanya dilihat sebagai perusahaan yang berdiri di Halmahera Utara, tetapi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi daerah. Kalau perusahaan semakin maju, kita berharap manfaatnya juga semakin luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red/chen).















