MISSION TRIP STT IKAT MALUKU UTARA 2026 Menghadirkan Pelayanan, Membangun Harapan, dan Menguatkan Generasi

banner 120x600

Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat serta implementasi nilai-nilai pelayanan Kristen, Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Maluku Utara kembali mengutus mahasiswa dan dosen dalam program Mission Trip 2026 yang dilaksanakan di sejumlah wilayah strategis di Provinsi Maluku Utara. Tobelo, 5 Juni 2026.

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika STT IKAT Maluku Utara untuk mengintegrasikan pengetahuan teologis, kepemimpinan, dan pelayanan sosial secara langsung di tengah masyarakat.

 

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dibentuk secara akademis, tetapi juga diperlengkapi menjadi pelayan yang memiliki kepedulian, integritas, dan semangat pengabdian yang tinggi.

 

Kelompok 1 – Desa Naga, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat
Tim pelayanan Kelompok 1 ditempatkan di Desa Naga, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, dengan kekuatan 13 peserta, yang terdiri dari 11 mahasiswa dan 2 dosen pembimbing.

 

Kelompok ini dipimpin oleh Christy Patiwael selaku Ketua Kelompok, serta didampingi oleh dosen pembimbing Andreas Supit, S.Th., M.Pd dan Herlina Kotabajo, M.Pd.

 

Selama pelaksanaan Mission Trip, tim akan melaksanakan berbagai program pelayanan, pembinaan kerohanian, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan edukatif yang bertujuan mempererat hubungan antara lembaga pendidikan teologi dan masyarakat lokal.

 

Kelompok 2 – Desa Toliwang, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara
Sementara itu, Kelompok 2 menjalankan pelayanan di Desa Toliwang, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara. Tim ini terdiri dari 8 mahasiswa yang dipimpin oleh Brian Kaboru sebagai Ketua Kelompok.

 

Dalam pelaksanaan tugas pelayanan, kelompok ini mendapat pendampingan dari Andreas Supit, S.Pd., M.Th, yang memberikan arahan, pembinaan, serta penguatan kepada seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.

 

Membangun Dampak, Menyalakan Harapan
Mission Trip STT IKAT Maluku Utara bukan sekadar agenda akademik maupun program tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan panggilan untuk hadir, melayani, dan menjadi berkat bagi masyarakat.

 

Setiap langkah pelayanan yang dilakukan menjadi refleksi dari komitmen institusi dalam membentuk generasi pemimpin yang berkarakter, berintegritas, dan siap mengabdikan diri bagi gereja, bangsa, dan kemanusiaan.

 

Dengan semangat pelayanan yang tulus dan dedikasi yang tinggi, para peserta Mission Trip 2026 diharapkan mampu membawa dampak positif, menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, serta memperkuat kehidupan spiritual masyarakat di wilayah pelayanan.

“Melayani dengan Kasih, Menginspirasi dengan Keteladanan, dan Menghadirkan Harapan bagi Sesama.” (Red).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *