Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Dr. Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, S.H., M.A., bersama Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Wang Lutong, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, guna meninjau potensi pengembangan industri kelapa serta memperkuat kerja sama investasi antara Indonesia dan Tiongkok.
Kedatangan rombongan di Bandara Kuabang Kao disambut oleh Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnusa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Sekda Halmahera Utara Drs. Erasmus Joseph Papilaya, MTP, serta unsur Forkopimda dan OPD terkait.
Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Bupati Halmahera Utara, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam kesempatan itu, Menteri Transmigrasi RI menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan industri kelapa di Halmahera Utara. Rencana pembangunan pabrik baru dengan kapasitas produksi yang lebih besar diproyeksikan mampu mengolah hingga 570 juta butir kelapa per tahun dan membuka sekitar 20.000 lapangan kerja bagi masyarakat.
Selain memperkuat hilirisasi kelapa, pemerintah juga mendorong peningkatan infrastruktur pendukung, akses logistik, serta pengembangan fasilitas ekspor guna meningkatkan daya saing produk kelapa Indonesia di pasar global.
Duta Besar RRT untuk Indonesia, Wang Lutong, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Tiongkok untuk terus memperkuat kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong investasi, memperkuat hilirisasi komoditas kelapa, membuka lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Halmahera Utara dan Maluku Utara secara umum.
(Red).















