MalutHomadebini.id_, Halut– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Utara terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Bersama, Layanan Kesehatan Gratis, dan Nonton Bareng Piala Dunia yang diselenggarakan di Pasar Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Universitas Hein Namotemo (UNHENA) ini terlaksana berkat sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara, Puskesmas Pitu, Kodim 1508/Tobelo, Polres Halmahera Utara, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemerintah Desa Wosia, Pemerintah Desa Tanjung Niara, serta berbagai elemen masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara, Yudihard Noya, S.Si., M.H., menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi, TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam membangun Halmahera Utara yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ia mengapresiasi Universitas Hein Namotemo yang telah mengambil langkah awal dengan menginisiasi gerakan peduli lingkungan. Menurutnya, inisiatif tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh perguruan tinggi dan berbagai lembaga lainnya untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Hari ini kita patut berbangga karena salah satu perguruan tinggi telah memulai langkah nyata. Kami berharap gerakan ini menjadi pemicu bagi seluruh perguruan tinggi dan berbagai lembaga di Halmahera Utara untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Yudihard.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya jajaran TNI dan Polri yang turut hadir dan terlibat langsung dalam aksi sosial bersama masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI dan Polri yang telah hadir dan bekerja bersama dalam kegiatan bakti sosial ini. Kehadiran serta dukungan yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Halmahera Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Hein Namotemo, Dr. Hendriane Namotemo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat melalui aksi peduli lingkungan yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan gratis dan kegiatan kebersamaan sebagai upaya mempererat sinergi antarlembaga.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Pitu, Ns. Christian Mailoa, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan gratis yang dilaksanakan di ruang publik merupakan strategi untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar secara mudah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Hein Namotemo Dr. Hendriane Namotemo, Staf Ahli Bupati Halmahera Utara Glen Antony, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara Yudihard Noya, S.Si., M.H., Kepala Dinas PMD Halmahera Utara Naftali Gita, Dan Ton Kompi Senapan C Yonif 732/Banau Letda Inf. Fredoan Sameaputi, Perwakilan Kodim 1508/Tobelo Pelda Wilmar Bitjoly, Kepala Desa Tanjung Niara Nelson Tjuluku, Kepala Puskesmas Pitu Ns. Christian Mailoa, S.Kep., M.Kep., personel Kodim 1508/Tobelo, personel Kompi Senapan C Yonif 732/Banau, Tim Satgas Marahai, mahasiswa Universitas Hein Namotemo, serta masyarakat dan tamu undangan dengan jumlah peserta sekitar 150 orang.
Melalui kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sinergi yang terjalin diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dalam mewujudkan Halmahera Utara yang bersih, sehat, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah.
(Red).















