Halmahera Utara, Senin 9 Maret 2026 – Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad, Ketua Komisi III DPRD Halmahera Utara, Janlis Gihenua Kitong, menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya dalam penataan keuangan dan pemenuhan kewajiban pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Janlis, salah satu hal yang paling dinantikan masyarakat sejak awal kepemimpinan Piet–Kasman adalah penyelesaian persoalan tunggakan BPJS Kesehatan yang sempat menjadi beban daerah. Ia menjelaskan, pada awalnya pemerintah daerah mencatat tunggakan sekitar Rp16 miliar. Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, total kewajiban yang harus diselesaikan ternyata mencapai sekitar Rp22 miliar.
Meski demikian, lanjut Janlis, Bupati dan Wakil Bupati menunjukkan keseriusan melalui komunikasi intensif dengan pihak BPJS sehingga persoalan tersebut dapat ditangani secara bertahap demi menjamin pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.
Selain penyelesaian tunggakan BPJS, Janlis juga menyoroti langkah pemerintah daerah dalam membenahi sistem pengelolaan keuangan, termasuk penyelesaian berbagai kewajiban daerah yang sebelumnya tertunda, seperti Alokasi Dana Desa (ADD) yang sempat mengalami keterlambatan pembayaran hingga beberapa bulan.
“Sejak kepemimpinan Piet–Kasman, penataan keuangan daerah mulai dilakukan secara disiplin. Pemerintah daerah berupaya agar kewajiban-kewajiban seperti gaji ASN, honor tenaga kontrak, BPJS, hingga ADD dapat dibayarkan secara rutin setiap bulan,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini pembayaran honor tenaga kontrak juga sudah lebih tertib dan tepat waktu. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem administrasi dan pengelolaan anggaran.
Bahkan, menjelang satu tahun kepemimpinan, pemerintah daerah juga mulai melakukan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara. Pembayaran tersebut telah mulai direalisasikan sejak Minggu kemarin dan dilakukan secara bertahap.
Janlis menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD Halmahera Utara yang terus mendukung kebijakan penertiban administrasi keuangan demi menjaga stabilitas anggaran daerah.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang cukup terbatas, terutama akibat pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) yang cukup besar setiap tahun, pemerintah daerah dinilai masih mampu memenuhi berbagai kewajiban penting seperti pembayaran ADD, BPJS, honor tenaga kontrak, serta berbagai kebutuhan pelayanan publik lainnya.
Ia juga menilai langkah penghematan dan pengendalian keuangan yang dilakukan pemerintah daerah telah membantu menjaga ketersediaan anggaran untuk menghadapi kebutuhan mendesak, termasuk penanganan bencana yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara beberapa waktu lalu.
“Sebagai lembaga legislatif, kami melihat ada keseriusan dari Bupati dan Wakil Bupati dalam menata keuangan daerah serta menjawab kebutuhan masyarakat. Tentu ini patut diapresiasi,” ungkapnya.
Menjelang satu tahun kepemimpinan Piet–Kasman, Janlis berharap berbagai langkah pembenahan yang telah dilakukan dapat terus dilanjutkan sehingga tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara semakin baik ke depan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian untuk terus memberikan dukungan dan doa agar roda pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik demi kemajuan Halmahera Utara.
Selain itu, Janlis juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk mendoakan para pemimpin daerah agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Tong samua wajib di bulan suci Ramadhan ini mendoakan beliau. Besok beliau akan berangkat, walaupun tujuannya mengantar anak, namun di saat yang sama beliau juga akan melakukan permohonan ke Kementerian Keuangan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa mendapatkan gaji ke-13. Karena itu, torang samua perlu mendoakan pemerintahan Piet–Kasman agar selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tutup Janlis.















