Tobelo, — Ketua Harian KONI Kabupaten Halmahera Utara, Yudhi Hard Noya, dan juga sebagai mantan ketua DPD KNPI Halut, menyampaikan penyesalan atas pernyataan Ketua Panitia Porprov V Maluku Utara, Makmur Gamgulu, yang menyebut telah “salah memilih tuan rumah” terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Utara.12 Juni 2026.
Menurut Yudhi, pernyataan tersebut tidak mencerminkan keseluruhan fakta penyelenggaraan Porprov dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa persoalan akomodasi dan konsumsi yang menjadi sorotan merupakan kewenangan panitia tingkat provinsi sesuai pembagian tugas dan tanggung jawab yang telah disepakati sejak awal.
“Kami menyayangkan pernyataan tersebut. Dalam mekanisme penyelenggaraan Porprov, urusan akomodasi dan konsumsi atlet, ofisial, serta tamu merupakan kewenangan panitia provinsi. Sementara kabupaten dan kota telah menjalankan tanggung jawab sesuai porsi yang telah ditetapkan,” ujar Yudhi.
Ia menjelaskan bahwa pembiayaan penyelenggaraan Porprov V Maluku Utara merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah kabupaten/kota dan panitia provinsi. Dari total kebutuhan anggaran, pemerintah kabupaten dan kota telah memberikan kontribusi sebesar 40 persen sesuai kesepakatan, sementara 60 persen lainnya dikelola oleh panitia provinsi.
“Kontribusi kabupaten dan kota sebesar 40 persen telah diserahkan sesuai ketentuan. Dengan demikian, kewenangan pengelolaan akomodasi atlet, ofisial, dan tamu menjadi tanggung jawab panitia provinsi. Karena itu, jika terdapat kendala dalam pelaksanaannya, evaluasi harus dilakukan secara objektif berdasarkan kewenangan yang dimiliki masing-masing pihak,” jelasnya.
Meski demikian, Yudhi mengakui bahwa dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar, berbagai kendala teknis merupakan hal yang lumrah terjadi. Namun menurutnya, hal tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyudutkan daerah tuan rumah yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan.
“Tidak ada penyelenggaraan event besar yang berjalan tanpa tantangan. Namun kami di Halmahera Utara tetap berkomitmen memberikan yang terbaik dan bekerja maksimal demi menyukseskan Porprov hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir,” tegasnya.
Yudhi juga mengungkapkan bahwa KONI Halmahera Utara bersama pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah persiapan jauh sebelum pelaksanaan Porprov, termasuk berkoordinasi dengan pihak hotel dan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Namun, sejumlah penyesuaian harus dilakukan akibat perubahan jadwal yang terjadi di tingkat panitia provinsi.
“Kami telah melakukan berbagai rapat koordinasi dengan pemilik hotel dan pihak terkait. Namun adanya perubahan jadwal dari panitia provinsi tentu berdampak pada sejumlah persiapan yang sebelumnya telah dilakukan. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi menjadi faktor yang sangat penting dalam menyukseskan kegiatan ini,” katanya.
Selain itu, KONI Halmahera Utara juga telah menyiapkan media center sebagai pusat informasi dan publikasi selama pelaksanaan Porprov. Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang lebih intens antara seluruh pihak akan menjadi kunci dalam menyelesaikan setiap kendala yang muncul di lapangan.
Di akhir pernyataannya, Yudhi berharap Makmur Gamgulu dapat segera memberikan klarifikasi atas pernyataannya demi menjaga suasana yang kondusif serta semangat persaudaraan antar daerah di Maluku Utara.
“Kami berharap persoalan ini dapat disikapi secara bijaksana dan segera diklarifikasi. Yang terpenting saat ini adalah menjaga kebersamaan, menghormati kerja keras seluruh pihak, dan bersama-sama menyukseskan Porprov V Maluku Utara sebagai ajang pemersatu masyarakat dan insan olahraga di daerah ini,” pungkasnya. (Red).















