HALMAHERA UTARA – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 SMA Negeri 6 Halmahera Utara yang dirangkaikan dengan penutupan Turnamen Smansix Cup ke-7 dan Gebyar Sekolah berlangsung semarak dan khidmat pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, mengembangkan kreativitas peserta didik, serta menjaga kelestarian budaya lokal di tengah perkembangan teknologi digital.
Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan, kreativitas, dan penampilan seni budaya para siswa yang ditampilkan secara kolosal. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi modern dan pelestarian identitas daerah. Kasman juga menyoroti semakin berkurangnya penggunaan bahasa daerah, khususnya bahasa Tobelo dan Galela, sehingga mendorong pihak sekolah berperan aktif mendokumentasikan tradisi lisan, ritual adat, serta nilai-nilai ekologis masyarakat agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Menurut Kasman, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berkomitmen memajukan kebudayaan daerah melalui berbagai upaya, termasuk kerja sama riset dan dokumentasi budaya bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sementara itu, Kepala SMAN 6 Halmahera Utara, Bobby Puni, memaparkan berbagai prestasi siswa selama perjalanan 19 tahun sekolah tersebut, mulai dari Kejurnas Tinju Putri, medali emas Kejurnas Pencak Silat oleh Astania Angel Pagama, prestasi O2SN dan FLS2N, hingga Juara 1 Cerita Rakyat Bahasa Tobelo. Bobby menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal.
Di sisi lain, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Wilayah Halmahera Utara, Anthon Toim, mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan peringatan HUT ini sebagai momentum evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai Hibualamo. Ia turut menyoroti hasil uji coba kedua Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang, berdasarkan data yang disampaikannya, menunjukkan capaian ketuntasan sebesar 20 persen. Karena itu, ia mengajak pihak sekolah, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat persiapan siswa agar mampu menghadapi TKA dengan hasil yang lebih baik.
Perayaan HUT ke-19 SMAN 6 Halmahera Utara diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, serta pihak sekolah dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Melalui peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik, pemanfaatan teknologi digital, serta pelestarian bahasa dan budaya daerah, SMAN 6 Halmahera Utara diharapkan terus melahirkan generasi muda yang kompetitif, berintegritas, dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. (Chen).















