Tobelo โSebanyak 16 pendaki dilaporkan meminta bantuan evakuasi setelah terdampak aktivitas erupsi di kawasan Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (8/5/2026). Tim SAR Gabungan saat ini tengah bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.
Informasi awal diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate pada pukul 08.55 WIT dari Kepala Desa Mamuya. Laporan tersebut diperkuat dengan terdeteksinya sinyal darurat SOS dari perangkat Garmin di kawasan puncak Gunung Dukono.
Dalam laporan resmi disebutkan, โTelah diterima informasi dari Basarnas Command Center mengenai deteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin di kawasan Gunung Dukono.โ
Kepala Desa Mamuya juga melaporkan bahwa sejumlah pendaki mengalami luka-luka akibat dampak erupsi dan membutuhkan evakuasi segera.
Data sementara menyebutkan terdapat 16 pendaki di lokasi kejadian, terdiri dari 9 pendaki asal Singapura dan 7 pendaki lainnya dari kelompok berbeda. Seluruhnya kini berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tobelo diberangkatkan pada pukul 09.10 WIT menggunakan kendaraan SAR, kemudian melanjutkan perjalanan dengan pendakian menuju titik koordinat para pendaki.
Operasi penyelamatan ini melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Tobelo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Mamuya, BPBD Halmahera Utara, serta masyarakat setempat. Seluruh personel dilengkapi dengan peralatan evakuasi, medis, dan komunikasi untuk mendukung proses penyelamatan di medan sulit.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih berada dalam perjalanan menuju lokasi kejadian dengan estimasi tiba sekitar pukul 14.45 WIT. Proses evakuasi masih terus berlangsung dan perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala. (Red)















