Halut — Wakil Bupati Halut, Kasman Hi Ahmad, secara resmi membuka Turnamen Badminton FKUB Cup I Tahun 2026 sekaligus melaunching GOR Badminton Sport Wari Ino yang disponsori oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Halut, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan depan Kampus Universitas Halmahera, Desa Wari Ino, tersebut dihadiri oleh pengurus FKUB Halut, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Halut, para atlet badminton, tokoh masyarakat, serta masyarakat pecinta olahraga bulutangkis.
Ketua panitia pelaksana, Fanverend Karapao, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa turnamen dan launching gedung olahraga badminton ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan dan persaudaraan antar masyarakat.
“Pada sore hari ini kita bersyukur karena dapat melaksanakan turnamen sekaligus launching GOR badminton. Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga sportivitas, menaati aturan pertandingan, dan terus memelihara semangat kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan yang diprakarsai FKUB Halut tersebut bertujuan merangkul seluruh elemen masyarakat melalui olahraga sebagai media pemersatu lintas suku, agama, dan budaya.
Sementara itu, Ketua PBSI Halut, Steven Julian, menyampaikan apresiasi kepada FKUB Halut atas dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga badminton di daerah. Ia menilai kehadiran GOR Badminton Sport Wari Ino menjadi langkah positif dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga bulutangkis sekaligus mencetak atlet-atlet muda potensial.
“Semoga dengan hadirnya GOR baru ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga badminton dan melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di Halut,” katanya.
Steven juga berharap Turnamen FKUB Cup dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkelanjutan di masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada FKUB Cup I saja, tetapi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi panitia pelaksana karena turnamen tersebut diselenggarakan tanpa memungut biaya pendaftaran peserta, sesuatu yang dinilai sangat positif dalam mendukung pengembangan olahraga di daerah.
Menurut Steven, PBSI Halut saat ini juga tengah fokus melakukan pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara, di mana Halut dipercaya sebagai tuan rumah.
Di kesempatan yang sama, Ketua FKUB Halut, Herry Hiorumu, mengatakan tingginya antusias masyarakat terhadap olahraga badminton menjadi alasan utama dilaksanakannya kegiatan tersebut. Ia menilai olahraga mampu menjadi sarana efektif dalam memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat.
“Saya melihat dalam momentum ini hadir peserta dari berbagai latar belakang budaya dan daerah, mulai dari Gorontalo, Bugis, Jawa, Tobelo hingga Manado. Ini menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi wadah persatuan dan mempererat kerukunan antar umat beragama,” jelasnya.
Herry menegaskan bahwa FKUB tidak hanya berperan menjaga kerukunan melalui dialog keagamaan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan olahraga yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan.
Ia menambahkan bahwa program FKUB melalui kegiatan olahraga akan terus diagendakan setiap tahun. Sementara Turnamen FKUB Cup I Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 26 Mei 2026.
“Gedung ini juga diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet-atlet muda badminton di Halut,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Halut, Kasman Hi Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa olahraga badminton merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Ia mengatakan bahwa Halut saat ini mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sehingga seluruh cabang olahraga diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal.
“Hari ini kita mendapatkan kepercayaan besar untuk menjadi tuan rumah Porprov Maluku Utara. Karena itu saya berharap seluruh cabang olahraga, termasuk PBSI Halut, dapat terus melakukan pembinaan atlet secara serius dan berkelanjutan,” katanya.
Kasman juga menegaskan bahwa olahraga merupakan bagian penting dalam membangun persatuan masyarakat.
“Ini adalah olahraga kerukunan. Saya berharap badminton di Halut terus berkembang, pembinaannya semakin terukur, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (red)















