Tobelo Bersiap Menyambut Gerbang Baru Transportasi Laut

banner 120x600

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menunjukkan keseriusan dalam membangun wajah baru pelayanan transportasi laut melalui rapat lanjutan persiapan kedatangan KM Tatamailau di Pelabuhan Tobelo. Rapat yang digelar pada Rabu pagi (22/4) di ruang rapat KUPP Tobelo, Desa Rawajaya ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan daerah menyambut operasional kapal penumpang secara optimal.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari pemerintah daerah, instansi teknis, aparat keamanan, hingga stakeholder pelabuhan, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran pelayanan publik.

Dalam arahannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa kehadiran KM Tatamailau bukan sekadar agenda transportasi, tetapi merupakan langkah awal menjadikan Pelabuhan Tobelo sebagai gerbang konektivitas baru di kawasan Halmahera Utara. Oleh karena itu, seluruh proses pelayanan harus mencerminkan ketertiban, keamanan, serta kenyamanan bagi masyarakat.

Rapat membahas secara komprehensif alur pelayanan penumpang, mulai dari proses check-in, pemeriksaan keamanan, ruang tunggu, hingga mekanisme pengangkutan menuju kapal menggunakan shuttle bus.

Selain itu, alur kedatangan penumpang juga disiapkan secara sistematis guna menghindari kepadatan dan memastikan keselamatan.

Pemerintah daerah bersama stakeholder juga mengidentifikasi sejumlah tantangan di lapangan, seperti penataan kendaraan, keberadaan pedagang musiman, serta tingginya antusiasme masyarakat.

Untuk itu, disepakati langkah-langkah strategis berupa penertiban area pelabuhan, pengaturan zonasi yang ketat, serta penempatan pedagang di luar kawasan utama pelabuhan.

Asisten I Setda Halmahera Utara menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh pihak dalam menyukseskan agenda ini.

Koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama, termasuk rekayasa lalu lintas oleh Dinas Perhubungan, penataan pedagang oleh Dinas Perindag, serta penguatan pengamanan oleh aparat terkait.

Tidak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok penumpang prioritas seperti lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang inklusif dan humanis.

Dukungan penuh juga datang dari tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang siap menjalankan tugas secara disiplin dan profesional, serta pihak PT Pelni yang telah menyiapkan sistem pelayanan berbasis digital melalui aplikasi Pelni Mobile.

Sebagai langkah akhir, pemerintah daerah menegaskan bahwa simulasi pelayanan akan dilaksanakan sebelum hari kedatangan guna memastikan seluruh skenario berjalan sesuai rencana.

Melalui sinergi dan kesiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara optimistis bahwa kedatangan perdana KM Tatamailau pada 27 April 2026 akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan transportasi laut serta membawa dampak positif bagi pertumbuhan daerah.

Rapat ditutup pada pukul 12.15 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan penuh komitmen bersama.

(Tim/red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *