Penguatan Sinergitas Pengawasan Obat dan Makanan di Halmahera Utara Tahun 2026

banner 120x600

Tobelo – Loka POM di Kabupaten Pulau Morotai menggelar kegiatan Advokasi Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor Terkait Pengawasan Obat dan Makanan di wilayah Kabupaten Halmahera Utara Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Setda Fredy Tjandua pada Selasa, 22 April 2026, dengan mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor untuk Menjamin Keamanan Obat dan Makanan bagi Masyarakat yang Sehat.”

Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta stakeholder terkait sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan pengawasan obat dan makanan demi perlindungan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Loka POM di Kabupaten Pulau Morotai, Salman Fariesy, menyampaikan salam hormat kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pengawasan obat dan makanan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menjamin akses terhadap produk yang aman dan layak konsumsi. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah Kabupaten Halmahera Utara melalui program SETARA (Sehat, Cendekia, Berbudaya, dan Sejahtera).

Ia menegaskan pentingnya pengawasan terpadu terhadap pangan, obat, dan kosmetik yang akan dikelola melalui tim koordinasi lintas sektor. Selain itu, beberapa agenda strategis turut menjadi fokus, di antaranya penanganan resistensi antimikroba (AMR), penguatan penggunaan antibiotik sesuai resep dokter, pembentukan tim koordinasi pengawasan, serta dukungan terhadap program vaksinasi gratis.

Sementara itu, sambutan Bupati Halmahera Utara yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda, F. N. Sahetapy, diawali dengan penyampaian salam hormat kepada seluruh peserta kegiatan. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Piet Hein Babua, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya ditegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah, lanjutnya, mendukung penuh upaya pengawasan obat dan makanan sebagai bagian dari visi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.
“Diharapkan seluruh stakeholder dapat berperan aktif sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga peredaran obat dan makanan di Halmahera Utara benar-benar terjamin keamanan dan kualitasnya,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui kerja sama dan sinergi yang kuat, capaian penilaian keamanan pangan di tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama pengendalian resistensi antimikroba, perjanjian kerja sama lintas sektor, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan menghasilkan solusi bersama dalam meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan, demi mewujudkan masyarakat Halmahera Utara yang lebih sehat dan sejahtera.

(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *