MalutHomadebini.id— PT NICO menyatakan kesiapan memperkuat dukungan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Halmahera Utara. Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat penanganan Karhutla yang digelar di Ruang Meeting Fredy Tjandua Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (21/9/2026), yang dihadiri Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Ketua DPRD Halut Christina Lesnussa, unsur Forkopimda, TNI-Polri, jajaran OPD, serta perwakilan perusahaan dan tim penanganan Karhutla.
Dalam rapat tersebut, Bupati Halmahera Utara menegaskan bahwa keterbatasan sarana pemadam yang dimiliki pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh pihak, termasuk dunia usaha. Bupati meminta PT NICO mendukung penanganan darurat melalui penyediaan tiga unit kendaraan penampung air untuk membantu memenuhi kebutuhan pasokan air di wilayah rawan kebakaran. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilisasi armada dan respons terhadap titik api yang sulit dijangkau.
Perwakilan PT NICO, Rita Susetyo, menyampaikan bahwa tim Pemadam Kebakaran dan HSE PT NICO telah aktif terlibat dalam penanganan Karhutla sebagai support system di bawah koordinasi instansi berwenang. Namun, tim di lapangan masih menghadapi kendala akses menuju sejumlah lokasi kebakaran serta keterbatasan sumber air akibat menurunnya debit sungai dan telaga. Kondisi tersebut membuat jarak pengisian air menjadi lebih jauh dan membutuhkan dukungan titik-titik penampungan air yang lebih dekat dengan wilayah operasi.
Sebagai dukungan lanjutan, PT NICO telah memesan mobil water tank yang dilengkapi water cannon yang diperkirakan siap digunakan dalam satu hingga dua bulan ke depan. Perusahaan juga merekomendasikan pembangunan tempat penampungan air darurat, seperti tandon maupun bak penampungan berbahan terpal, di titik-titik strategis dan kantor kecamatan pada setiap zona penanganan. PT NICO turut menekankan pentingnya dukungan ambulans, tenaga medis, serta pengelolaan logistik untuk mengantisipasi kondisi darurat dan menjaga keselamatan personel selama operasi pemadaman.
Rapat tersebut menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat. Selain memperkuat kemampuan pemadaman, langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan titik rawan, edukasi masyarakat, serta pelaporan cepat terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran menjadi bagian penting dalam menekan meluasnya Karhutla. PT NICO menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait guna mendukung percepatan penanganan Karhutla di Halmahera Utara. (Chen).















