HALMAHERA UTARA — Upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara di bawah kepemimpinan Bupati Piet Hein Babua dalam meningkatkan konektivitas infrastruktur jalan mulai menunjukkan hasil. Peningkatan struktur Jalan Ruas Birinoa–Birinoa Dalam, Kecamatan Tobelo Barat, kini telah mencapai progres sekitar 48 persen.
Pekerjaan yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp2,804 miliar tersebut saat ini telah memasuki tahap Lapis Pondasi Agregat (LPA). Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum pekerjaan dilanjutkan dengan prime coat dan pengaspalan sebagai lapisan akhir jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Utara, Williams Jesajas, memastikan pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan teknis di lapangan. Ia menyebut progres pekerjaan saat ini telah mendekati separuh dari keseluruhan pekerjaan yang direncanakan.
“Saat ini progres pekerjaan sudah kurang lebih 48 persen dan sudah sampai pada pekerjaan LPA. Setelah pekerjaan LPA, akan dilanjutkan dengan pekerjaan prime coat dan pengaspalan,” kata Williams, Kamis (10/9/2026).
Williams juga meminta dukungan masyarakat, khususnya warga Birinoa, selama pekerjaan berlangsung. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran pekerjaan sehingga seluruh tahapan konstruksi dapat diselesaikan sesuai jadwal dalam kontrak.
“Kami berharap dukungan masyarakat, khususnya masyarakat Birinoa, sehingga pekerjaan ini selesai sesuai schedule yang ditetapkan dalam kontrak,” ujarnya.
Berdasarkan informasi pengadaan, kegiatan Peningkatan Struktur Jalan Ruas Birinoa–Birinoa Dalam memiliki pagu anggaran Rp2.805.866.000 dengan HPS Rp2.805.865.000. Pekerjaan tersebut dimenangkan CV Dia Jaya Konstruksi, dengan harga penawaran terkoreksi Rp2.804.518.923,35 dan setelah proses negosiasi ditetapkan sebesar Rp2.804.000.000.
Peningkatan ruas jalan ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga. Dengan progres yang telah mencapai 48 persen, pekerjaan kini memasuki fase penting menuju pengaspalan dan penyelesaian ruas jalan.
Pemerintah daerah berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat Birinoa dan Birinoa Dalam. Aspirasi warga yang selama ini menantikan peningkatan jalan tersebut kini mulai diwujudkan melalui pekerjaan fisik yang terus bergerak di lapangan. (Chen).















