PANEN RAYA JAGUNG SERENTAK KUARTAL II 2026 DI HALMAHERA UTARA
Dukung Swasembada Pangan Nasional Bersama Polri
Halmahera Utara — Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional dilaksanakan pada Jumat sore pukul 14.30 WIT, bertempat di lahan pertanian belakang Kampus Uniera, Kabupaten Halmahera Utara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian nasional Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar bersama jajaran Polri, sekaligus dirangkaikan dengan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Launching Operasional 106 SPPG Polri.
Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, stakeholder, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Halmahera Utara, di antaranya Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Halmahera Utara Ir. Valentino E. Leiwakabessy, MMA., SAB Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Sahril Djurumudi, serta sejumlah pimpinan OPD terkait sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Turut hadir pula Ketua Yayasan Perguruan Kristen Halmahera, Noverius A. Bulango, Ketua Tim Ketahanan Pangan Uniera Drs. Deky Tawary, Kapolsek Tobelo Ipda Asdar, S.IP., M.H., serta Wakapolres Halmahera Utara Kompol Saiful Egal, S.A.P., M.A.P.
Dalam keterangannya, pihak kampus menyampaikan bahwa kegiatan panen raya tersebut menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Lahan pertanian jagung yang dikelola universitas halmahera (Uniera) sejak awal mendapat pendampingan dari pihak Polri sebagai pembina lahan di Kabupaten Halmahera Utara. Di bawah naungan Yayasan Perguruan univeritas Halmahera, Uniera berkomitmen mendukung program pemerintah melalui pengembangan sektor pertanian, khususnya penanaman jagung.
Selain mendukung ketahanan pangan, program tersebut juga diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi kampus. Hasil pertanian diharapkan dapat membantu menunjang kebutuhan yayasan serta memberikan manfaat bagi mahasiswa, terutama mahasiswa kurang mampu, guna meringankan biaya pendidikan mereka.
“Penanaman jagung ini bukan hanya untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah, tetapi juga bagaimana kegiatan ini bisa memberikan dampak ekonomi bagi kampus dan mahasiswa,” ungkap pihak kampus.
Panen raya yang dilaksanakan hari ini bersifat simbolis sebagai bagian dari kegiatan serentak nasional bersama Polri. Namun demikian, proses panen akan terus dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan hingga seluruh hasil panen terselesaikan.
Untuk mempercepat proses panen, pihak kampus akan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok tani milenial. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari para penyuluh pertanian di Halmahera Utara yang selama ini aktif mendampingi pengelolaan lahan jagung di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan aparat keamanan dapat terus diperkuat guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Utara.
(Red)















