HALMAHERA UTARA —
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Halmahera Utara resmi ditutup oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Kecamatan Malifut, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Nilai Al-Qur’an dalam Membangun Keadaban Menuju Halmahera Utara yang Maju dan Berkelanjutan” ini berlangsung selama enam hari, sejak 9–14 Mei 2026, dengan melibatkan ratusan peserta dari 16 kecamatan di Halmahera Utara.
Ketua Panitia MTQ XI, Abdul Muis Andi, melaporkan bahwa sebanyak 275 peserta ambil bagian dalam berbagai cabang lomba, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan, kaligrafi, syarhil Qur’an, tilawah, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Ia menegaskan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sukses. “Dewan hakim telah bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, menilai MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah di tengah masyarakat yang majemuk.
Ia menekankan pentingnya sistem pembinaan berjenjang melalui TPQ dan rumah tahfidz di seluruh kecamatan agar lahir qori dan qoriah terbaik yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional.
Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Halmahera Utara, Abdurahman M Ali. Ia mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan MTQ XI serta berharap kegiatan ini terus menjadi ruang pembinaan generasi Qur’ani yang unggul.
“MTQ harus menjadi perekat persatuan, memperkuat harmoni, dan memperkokoh nilai kebersamaan di Halmahera Utara,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menegaskan bahwa MTQ merupakan bagian penting dari investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui visi “SETARA” dengan jargon “Makmur Bersama Masjid dan Makmur Bersama Gereja” sebagai wujud penguatan harmoni kehidupan beragama.
Pada kesempatan itu, Bupati mengumumkan bahwa MTQ XII Halmahera Utara akan dipusatkan di Kecamatan Kao Teluk, serta program apresiasi berupa pemberangkatan peserta terbaik STQ dan MTQ untuk ibadah umroh yang akan segera direalisasikan melalui Bagian Kesra.
Bupati juga menekankan bahwa kedekatan masyarakat dengan rumah ibadah akan memperkuat ketakwaan, ketertiban, serta stabilitas sosial di daerah.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Malifut sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan kegiatan dengan antusiasme tinggi dan penuh kebersamaan.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Utara ke-23 serta Porprov Maluku Utara V yang akan digelar di Halmahera Utara.
Ia juga menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memasang bendera mulai 25 Mei 2026 sebagai bentuk semangat menyambut HUT daerah.
“Kita ingin Halmahera Utara tampil bersih, aman, sehat, asri, dan indah sebagai tuan rumah Porprov Maluku Utara,” tegas Bupati.
(Red)















