Piet Hein Babua, Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, dikenal luas dengan julukan “Sang Maradona”. Julukan ini bukan tanpa alasan. Sosok yang akrab disapa Om Piet tersebut telah menyandang predikat itu sejak dirinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Halut. (Rabu/29_4_2026)
Julukan “Sang Maradona” diberikan oleh rekan kerja dan sahabatnya sebagai bentuk apresiasi atas kecepatan berpikir serta kelincahannya dalam mengelola birokrasi dan keuangan daerah. Kemampuan tersebut terlihat jelas ketika ia mendampingi Bupati Halut pertama, Hein Namotemo, dalam membangun fondasi pemerintahan daerah.
Perbandingan dengan Diego Maradona pun mencuat. Seperti Maradona yang dikenal lincah mengatur permainan di lapangan hijau dan membawa timnya meraih kemenangan, Piet Hein Babua dinilai mampu mengatur ritme pemerintahan dengan cepat dan tepat, sehingga menghasilkan berbagai capaian pembangunan.
Saat ini, dalam masa kepemimpinannya sebagai Bupati Halut, Piet Hein Babua didampingi oleh Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad yang berlatar belakang akademisi. Kombinasi birokrat berpengalaman dan akademisi ini dinilai menciptakan sinergi yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan.
Menurut Hen Rajawange, salah satu tim pemenangan Piet-Kasman, julukan “Sang Maradona” telah melekat sejak lama dan terbukti relevan hingga saat ini. Ia menyebutkan bahwa dalam satu tahun pasca pelantikan, kepemimpinan Piet-Kasman mampu menunjukkan hasil nyata, terutama dalam pembangunan infrastruktur seperti akses jalan dan fasilitas publik lainnya.
“Gaya berpikir cepat Pak Piet dalam menata pemerintahan membuahkan hasil nyata. Ini terlihat dari percepatan pembangunan yang terjadi di berbagai sektor,” ujar Hen di Tobelo.
Di tengah dinamika kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, Piet Hein Babua dinilai mampu menyesuaikan kebijakan daerah dengan cepat. Pemahaman terhadap regulasi menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga stabilitas pembangunan di Halut.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga mendorong program hilirisasi kelapa serta penyelesaian layanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat. Dampaknya, lapangan kerja meningkat dan angka pengangguran mulai menurun.
“Kolaborasi kepemimpinan Piet-Kasman benar-benar terasa. Aktivitas ekonomi, sosial, hingga transportasi kini berjalan lebih baik,” tambah Hen.
Ia juga menyebutkan bahwa akses transportasi, baik udara, laut, maupun darat, semakin tertata, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Fakta terbaru, Bupati Piet Hein Babua juga berhasil melakukan terobosan penting melalui kerja sama dengan PT Nusa Halmahera Minerals (PT NHM) dalam rencana pembangunan rumah sakit umum di Halmahera Utara. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap fasilitas medis yang memadai di wilayah tersebut.
Di akhir pernyataannya, Hen berharap seluruh masyarakat Halmahera Utara, dari Paser Putih hingga Loloda, tetap bersatu dan memberikan dukungan kepada pemerintahan Piet-Kasman demi kemajuan daerah yang berkelanjutan. (red)















