Rapat Kerja Provinsi II PERBAKIN Maluku Utara 2026: Pembahasan Program Persiapan PORPROV V Cabang Menembak

banner 120x600

Ternate — Rapat Kerja Provinsi II PERBAKIN Maluku Utara Tahun 2026 dirangkaikan dengan rapat koordinasi cabang olahraga menembak yang dilangsungkan oleh perwakilan kabupaten/kota, yakni Kota Ternate, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Tidore Kepulauan, dan Kepulauan Sula, bersama unsur pengurus provinsi.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) V yang akan digelar di Tobelo.

Pertemuan ini dilaksanakan di Sekretariat Pengprov PERBAKIN Maluku Utara, Jalan Batu Angus, Kelurahan Tafure, Komplek SPBU, Kota Ternate. Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov PERBAKIN Maluku Utara, Zulkarnain Soleman, S.E., S.H., yang dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa pembinaan yang terarah menjadi kunci dalam mempersiapkan atlet agar mampu bersaing di level PORPROV, serta berlanjut hingga Pra-PON dan PON.

Rapat dipimpin oleh perwakilan kabupaten/kota yang hadir sebagai bentuk musyawarah bersama dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja organisasi. Salah satu fokus pembahasan utama adalah program persiapan PORPROV V yang merupakan bagian dari 10 program kerja PERBAKIN Maluku Utara tahun 2026, dengan penekanan pada peningkatan pembinaan atlet, kesiapan teknis pertandingan, serta penguatan organisasi di tingkat kabupaten/kota.

Dalam kesempatan itu, juga disepakati agenda Musyawarah Provinsi yang direncanakan berlangsung pada bulan Mei, dengan jadwal pelaksanaan masih menunggu hasil konsultasi lanjutan dengan pihak terkait.

Dari hasil pembahasan teknis PORPROV cabang menembak, ditetapkan lima nomor lomba utama yang akan dipertandingkan, yaitu 10 meter air rifle/pistol, 10 meter air rifle hunting, 25 meter benchrest, multi-range 18–41 meter, serta satu nomor tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan.

Selain itu, terdapat dua nomor ekshibisi, yakni three position 100 meter dan centerfire 25 meter, yang direncanakan melibatkan unsur Forkopimda sebagai bagian dari partisipasi non-kompetitif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan.

Untuk perangkat pertandingan, juri utama berasal dari Pengurus Besar, dan dari pengurus provinsi didampingi panitia lokal. Unsur TNI/Polri juga berpotensi dilibatkan guna mendukung kelancaran teknis serta pengamanan di lapangan.

Adapun pengurus yang hadir mewakili Kabupaten Halmahera Utara yaitu Markus Aurmatin, Dedi Hendriko, dan Brury Kelmanutu.

Dalam forum lanjutan ini, dibahas kesiapan umum pelaksanaan PORPROV, mencakup aspek teknis dan administratif. Sejumlah poin penting telah diidentifikasi sebagai bagian dari persiapan awal, sementara pembahasan lebih rinci akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya di lokasi kegiatan.

Masing-masing kabupaten juga telah menyiapkan delegasi dan personel pendukung guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Hasil akhir dari rapat ini akan dirangkum setelah dilakukan pembahasan lanjutan serta klarifikasi teknis dengan pihak terkait.

Dengan hasil rapat tersebut, diharapkan pelaksanaan PORPROV cabang menembak di Tobelo dapat berjalan optimal serta menjadi momentum penting dalam peningkatan prestasi atlet Maluku Utara menuju Pra-PON dan PON. (red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *