Berita  

KEMARAU PANJANG, WAKIL BUPATI HALUT AJAK WARGA BERMUNAJAT

Dr. Kasman Hi. Ahmad Pimpin Sholat Istisqa’, Mohon Rahmat dan Turunnya Hujan

banner 120x600

TOBELO, MALUT HOMADEBINI.ID — Di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah Halmahera Utara, Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd mengajak masyarakat untuk bermunajat, memperbanyak istighfar dan memohon rahmat serta pertolongan Allah SWT melalui pelaksanaan Sholat Istisqa’ berjamaah dan doa bersama.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (3/9/2026) pukul 10.00 WIT, bertempat di Lapangan Makodim 1508/Tobelo, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, dan diikuti sekitar 400 jamaah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P, Kabaglog Polres Halut AKP Safarudin Bela mewakili Kapolres Halut, Kepala Kantor Kemenag Halut Hi. Abdulrahman Mohammad Ali, S.Ag., M.Pd, Kepala BNN Halut Fadly I Sadik, Kapolsek Tobelo Iptu Pardi, para imam masjid se-Kabupaten Halmahera Utara, jajaran pemerintah daerah, pimpinan OPD serta masyarakat.

Sholat Istisqa’ diimami oleh Ustadz Ahmad Almusawa, S.Pd.I, sementara Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad bertindak sebagai khatib.

Dalam khutbahnya, Kasman mengajak seluruh jamaah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikan kemarau panjang sebagai momentum untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri.

Ia menekankan bahwa manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam. Masyarakat diajak tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan, memperkuat reboisasi, menjaga sumber air dan meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah.

“Mari kita merenung, beristighfar dan bertaubat kepada Allah atas segala kesalahan kita, termasuk tanggung jawab kita dalam menjaga lingkungan. Istighfar dan taubat menjadi salah satu wasilah memohon keberkahan turunnya hujan,” pesan Kasman.

Menurutnya, kondisi lingkungan yang mengalami kerusakan dapat memberikan dampak luas bagi kehidupan. Berkurangnya pepohonan dan daerah resapan air dapat meningkatkan risiko banjir maupun tanah longsor saat musim hujan tiba.

Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari setiap individu dan diwujudkan menjadi gerakan bersama demi keberlanjutan kehidupan serta generasi mendatang.

Di akhir khutbah, jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang merata, menyuburkan, bermanfaat dan membawa rahmat bagi seluruh makhluk. (Red).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *