MalutHomadebini.id _, Upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali menunjukkan hasil positif. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo berhasil mencatat peningkatan signifikan setelah Tim Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sistem pelayanan rumah sakit. RSUD TOBELO, 7 Agustus 2026.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu. Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus mendorong peningkatan kapasitas RSUD Tobelo sebagai rumah sakit rujukan regional di Maluku Utara.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tobelo, Dr. Doto Ray Ray, menjelaskan bahwa tim Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap strata layanan, sistem rujukan, serta pengampuan pelayanan yang meliputi kesiapan sumber daya manusia (SDM), alat kesehatan, sarana, dan prasarana rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung ke berbagai unit pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), radiologi, laboratorium, Cath Lab, ICU, PICU, NICU hingga ruang-ruang perawatan. Data dan kondisi eksisting rumah sakit kemudian dicocokkan dengan sistem pelayanan yang tersedia untuk memastikan kesiapan RSUD Tobelo dalam memenuhi standar pelayanan kesehatan.
Hasil monitoring dan evaluasi Kementerian Kesehatan RI menetapkan enam layanan RSUD Tobelo meningkat dari strata dasar menjadi strata madya. Sebelumnya, RSUD Tobelo telah memiliki tiga layanan yang berstatus madya, yakni layanan jantung, layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), serta layanan mata. Dengan penambahan enam layanan tersebut, kini RSUD Tobelo memiliki total sembilan layanan madya dari 24 jenis layanan yang tersedia.
Enam layanan yang berhasil meningkat ke strata madya meliputi pelayanan paru, pelayanan neonatus, pelayanan infeksi dan parasit, pelayanan hematologi dan darah, pelayanan alergi, serta pelayanan endokrin.
Capaian tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi RSUD Tobelo sebagai rumah sakit rujukan regional di Provinsi Maluku Utara. Saat ini RSUD Tobelo tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Halmahera Utara, tetapi juga menerima pasien rujukan dari Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Barat, serta sejumlah wilayah kepulauan lainnya di Maluku Utara. Bahkan, pasien rujukan juga datang dari Kota Tidore Kepulauan hingga Kota Ternate.
Kondisi tersebut menunjukkan semakin luasnya cakupan pelayanan RSUD Tobelo sekaligus meningkatnya kebutuhan terhadap pengembangan fasilitas, sumber daya manusia, dan kapasitas ruang perawatan.
Selain mengevaluasi strata layanan, tim Kementerian Kesehatan juga melihat langsung berbagai fasilitas kesehatan yang telah dimiliki RSUD Tobelo, di antaranya alat mamografi untuk mendukung deteksi dini kanker payudara serta Cath Lab untuk pelayanan intervensi jantung dan saraf.
Namun, optimalisasi sejumlah fasilitas tersebut masih membutuhkan dukungan tenaga dokter spesialis sesuai bidangnya. Salah satunya pelayanan jantung dewasa yang masih menghadapi keterbatasan dokter spesialis jantung, sementara pelayanan intervensi jantung anak telah dapat diberikan di RSUD Tobelo.
Dr. Doto Ray Ray juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama yang masih dihadapi RSUD Tobelo adalah keterbatasan ruang perawatan. Tingginya jumlah pasien rujukan dari dalam maupun luar Kabupaten Halmahera Utara membuat kebutuhan pengembangan rumah sakit menjadi semakin mendesak.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berkomitmen mengembangkan RSUD Tobelo melalui rencana relokasi pembangunan rumah sakit dengan dukungan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ruang perawatan, memperkuat sarana dan prasarana, serta mendukung pengembangan berbagai layanan kesehatan.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan RI juga memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan RSUD Tobelo. Sejumlah tambahan alat kesehatan direncanakan terealisasi pada tahun 2027, termasuk peralatan layanan urologi yang memungkinkan penanganan batu saluran kemih dengan metode minimal invasif tanpa operasi terbuka, serta tambahan ventilator untuk pasien di ICU dan ruang perawatan intensif lainnya.
Menurut Dr. Doto Ray Ray, pengembangan rumah sakit harus dilakukan secara terpadu dengan memastikan keseimbangan antara ketersediaan tenaga medis, alat kesehatan, dan ruang pelayanan.
“Kalau SDM-nya ada tetapi alatnya tidak tersedia, tentu pelayanan tidak bisa maksimal. Begitu juga sebaliknya. Karena itu, kami terus berupaya agar SDM, alat kesehatan, dan fasilitas pelayanan dapat berjalan bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, RSUD Tobelo menargetkan peningkatan status rumah sakit dari kategori madya menuju kategori utama. Dengan peningkatan tersebut, diharapkan semakin banyak kasus kesehatan dapat ditangani di daerah sehingga kebutuhan rujukan pasien ke luar Maluku Utara dapat ditekan.
“Kami akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Halmahera Utara maupun masyarakat Maluku Utara. Kami siap memberikan pelayanan dengan mengutamakan mutu, kualitas, dan keselamatan pasien,” tegasnya.
Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, Tim Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI turut didampingi jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara.
Turut hadir dan mendampingi kegiatan tersebut Direktur RSUD Tobelo/RSUD Kabupaten Halmahera Utara, dr. Janta Bony, Sp.B, bersama Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tobelo, Dr. Doto Ray Ray, serta jajaran terkait.
Dari Tim Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI turut hadir Ratih Dwi Lestari, S.Kep., MARS, Prima Ardian, S.Kep., M.Kep., dan drg. Sheila Silvalanda selaku Ketua Tim Kerja Penataan Sistem Rujukan, bersama tim pendamping dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara.
Hasil Monev ini menjadi momentum penting bagi RSUD Tobelo untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak, RSUD Tobelo diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai pusat rujukan regional dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Red).















