Mengusung tema “Lakukanlah untuk Kemuliaan Allah”, Pembukaan (Opening Ceremony) Kemah Raya dan Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) IV Pemuda Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) resmi dilaksanakan di Desa Pulau Tagalaya, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka mewakili Bupati Halmahera Utara oleh Asisten II Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Drs. Wenas Rompis.
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Sinode GMIH, tokoh masyarakat, panitia, serta sekitar 800 peserta yang berasal dari berbagai wilayah pelayanan GMIH. Turut hadir perwakilan Dandim 1508/Tobelo Kapten Inf. Frans Komea, perwakilan Kapolres Halmahera Utara Aipda Baktiar, Camat Tobelo Wibentoro Hohakay, Kepala Desa Pulau Tagalaya Barnabas Elemola, Ketua BPHS GMIH Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Provinsi Maluku Utara Yesaya Banari, Ketua Umum Pemuda GMIH Pdt. Yeditya Valentino Djaja, S.Si.Teol., beserta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Halmahera Utara yang dibacakan oleh Asisten II, Drs. Wenas Rompis menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemuda GMIH yang terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda agar bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Disampaikan pula bahwa Rapat Kerja Tahunan merupakan momentum penting untuk mengevaluasi program pelayanan sekaligus menyusun langkah-langkah strategis yang mampu menjawab tantangan zaman. Program kerja yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi dokumen organisasi, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata guna mendukung pelayanan gereja, pembangunan masyarakat, dan kemajuan daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan kompetensi, menjaga persatuan dan kerukunan, serta menjadi pelopor dalam semangat gotong royong. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan gereja, khususnya Pemuda GMIH, dalam bidang pendidikan, kepemudaan, pemberdayaan ekonomi kreatif, pelestarian lingkungan, dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda GMIH, Pdt. Yeditya Valentino Djaja, S.Si.Teol., mengatakan bahwa Kemah Raya dan RAKERTA IV menjadi wadah pembinaan iman, penguatan karakter, pengembangan kepemimpinan, serta forum penyusunan program pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan gereja dan masyarakat.
Ketua BPHS GMIH, Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghasilkan program-program yang inovatif dan relevan dalam menjawab kebutuhan pelayanan gereja di masa kini.
Rangkaian pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Pemuda GMIH, doa bersama, laporan panitia, penampilan tarian kolosal Sanggar Dabiloha, penyampaian sambutan, hingga ramah tamah. Seluruh kegiatan berakhir pada pukul 12.30 WIT dalam keadaan aman dan lancar.
Kemah Raya dan RAKERTA IV Pemuda GMIH dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap kegiatan ini mampu melahirkan program-program yang inovatif, memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja, serta mencetak generasi muda yang beriman, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Halmahera Utara.
(Red).















