Ketua TP PKK Halmahera Utara Ikuti Sosialisasi Nasional Transformasi Posyandu, Perkuat Pelayanan Dasar Masyarakat

banner 120x600

TOBELO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Utara sekaligus Bunda PAUD, Hj. Masliha Kasman, mengikuti Sosialisasi Nasional Transformasi Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Pusat secara virtual, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang diikuti dari Ruang Rapat Wakil Bupati Halmahera Utara melalui Zoom Meeting tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), sebagaimana tertuang dalam Surat Tim Pembina Posyandu Pusat Nomor 011/UND/Posyandu.Pst/VI/2026 tanggal 30 Juni 2026. Sosialisasi ini diikuti oleh Tim Pembina Posyandu tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, perangkat daerah terkait, pengurus, hingga kader Posyandu dari seluruh Indonesia.

Berdasarkan susunan acara yang telah ditetapkan, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dan arahan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, kemudian paparan materi mengenai Penguatan Kebijakan Transformasi Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), dilanjutkan materi Penguatan Peran Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) serta Revitalisasi melalui Tim Pembina Posyandu, sesi diskusi interaktif, penutupan, dan diakhiri dengan foto bersama secara virtual.

Paparan pertama disampaikan oleh Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa (LKAD), PKK, dan Posyandu Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nitta Rosalin. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa transformasi Posyandu merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal dengan pendekatan yang lebih terpadu, inklusif, adaptif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Transformasi tersebut tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan, tetapi juga memperluas peran Posyandu dalam mendukung bidang pendidikan, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta pelayanan sosial melalui edukasi, pendataan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan sinergi lintas sektor.

Pada sesi berikutnya, Pengurus Tim Pembina Posyandu Pusat memaparkan pentingnya penguatan peran Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK). Penguatan tersebut dilakukan melalui revitalisasi kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, koordinasi lintas sektor, monitoring dan evaluasi berkelanjutan, serta percepatan registrasi Posyandu guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Utara, Hj. Masliha Kasman, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, transformasi Posyandu menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, kader Posyandu, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelayanan dasar yang semakin berkualitas dan merata.

Ia menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Halmahera Utara untuk terus mendukung implementasi Transformasi Posyandu melalui penguatan kapasitas kader, peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi pelayanan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, serta mendorong Posyandu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang modern, responsif, dan berbasis data.

Melalui transformasi ini, Posyandu diharapkan mampu menghadirkan pelayanan dasar yang lebih mudah dijangkau, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta mendukung terwujudnya masyarakat Halmahera Utara yang sehat, cerdas, sejahtera, dan mandiri sebagai bagian dari percepatan pembangunan daerah dan pencapaian target pembangunan nasional.

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *