Dipimpin Bupati Dr. Piet Hein Babua, Ribuan Warga Halut Meriahkan Pawai Semarak Piala Dunia 2026

banner 120x600

HALMAHERA UTARA – Ribuan masyarakat Kabupaten Halmahera Utara tumpah ruah mengikuti Pawai Semarak Piala Dunia 2026 yang dilepas secara resmi oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., di halaman Kantor Bupati Halut, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Senin (29/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 5.000 peserta ini menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan dalam menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, S.I.P., Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Kajari Halmahera Utara Rahmat, S.H., M.H., jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai komunitas dan kelompok pendukung tim peserta Piala Dunia 2026.

Pawai dimulai pada pukul 15.06 WIT dengan rute Kantor Bupati Halut – Desa MKCM – Desa Gura – Jalan Kemakmuran – Desa Wosia – Desa WKO – Desa Gosoma, kemudian kembali dan berakhir di Kantor Bupati Halut.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si. menegaskan bahwa pawai bersama bukan sekadar bentuk kemeriahan menyambut Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan sportivitas.

“Hari ini kita melaksanakan konvoi bersama sebagai wujud kebersamaan, persahabatan, dan sportivitas dalam menyambut pertandingan Piala Dunia. Mari kita mengedepankan nilai-nilai persaudaraan, menjaga ketertiban, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh sukacita,” ujar Bupati.

Ia juga mengimbau seluruh peserta agar mengikuti rute yang telah ditentukan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Usai pelaksanaan pawai, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk kembali berkumpul pada malam hari dalam kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di halaman Kantor Bupati Halmahera Utara sebagai bentuk kebersamaan dalam menikmati pertandingan sepak bola dunia.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati simbol negara mana pun selama kegiatan berlangsung.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada tindakan menginjak, membakar, maupun merusak bendera negara peserta Piala Dunia karena hal tersebut bertentangan dengan nilai sportivitas dan dapat memicu konflik.

Kapolres juga mengingatkan agar tidak ada peserta yang mengonsumsi minuman keras, berada dalam keadaan mabuk, maupun melakukan tindakan provokatif atau main hakim sendiri.

“Kita boleh berbeda dalam memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing, tetapi Merah Putih tetap melekat di dada kita sebagai simbol persatuan bangsa. Mari jadikan momentum ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, menjaga sportivitas, dan bersama-sama menciptakan situasi Kabupaten Halmahera Utara yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, aparat gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Pawai Semarak Piala Dunia 2026 resmi berakhir pada pukul 17.25 WIT dalam situasi yang kondusif. Antusiasme ribuan masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Halmahera Utara.

(Red).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *