TOBELO, MALUTHOMADEBINI.ID – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) terus memperkuat ekosistem ekspor dan meningkatkan daya saing investasi daerah melalui kolaborasi strategis dengan berbagai instansi vertikal. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui penguatan sinergi antara Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) Halmahera Utara dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kepala IPSKA Halmahera Utara, Nyoter Koenoe, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo, Muhammad Fadhli, yang berlangsung di Kantor IPSKA Halmahera Utara, Kecamatan Tobelo, Jumat (26/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari percepatan layanan ekspor, penguatan hilirisasi komoditas unggulan daerah, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha dan investor. Selain itu, kedua pihak juga mendiskusikan rencana pelibatan Kantor Imigrasi Tobelo dalam Satuan Tugas (Satgas) IPSKA yang tengah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sebagai wadah koordinasi lintas sektor.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo, Muhammad Fadhli, menegaskan kesiapan institusinya untuk mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad.
Menurutnya, pelayanan keimigrasian yang profesional, cepat, dan berkepastian hukum merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap daerah.
“Kami siap mendukung seluruh program strategis Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga menyambut baik rencana pembentukan Satgas IPSKA dan siap berkolaborasi untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan profesional, cepat, dan sesuai ketentuan,” ujar Fadhli.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang terintegrasi dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.
“Imigrasi akan terus berjalan berdampingan dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk mendukung terciptanya pelayanan keimigrasian yang profesional, cepat, dan berkepastian hukum sehingga mampu menunjang percepatan ekspor dan mendukung iklim investasi daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala IPSKA Halmahera Utara, Nyoter Koenoe, menyambut positif dukungan yang diberikan Kantor Imigrasi Tobelo. Ia menilai keterlibatan instansi vertikal menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem ekspor yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Menurut Nyoter, keberhasilan pengembangan ekspor daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas komoditas unggulan, tetapi juga ditopang oleh kemudahan layanan publik, kepastian regulasi, serta sinergi yang solid antarinstansi.
“Dukungan Kantor Imigrasi Tobelo menjadi penguatan penting bagi upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam mempercepat ekspor daerah. Sinergi lintas instansi seperti ini merupakan modal penting untuk membangun ekosistem perdagangan yang semakin kuat dan berdaya saing,” katanya.
Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat terus ditingkatkan guna memperluas akses pasar internasional bagi produk unggulan Halmahera Utara, meningkatkan daya tarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan Kantor IPSKA Halmahera Utara sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat layanan ekspor melalui penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) langsung di daerah. Dengan tersedianya layanan tersebut, pelaku usaha tidak lagi menghadapi proses administrasi yang panjang untuk memenuhi persyaratan ekspor.
Di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan internasional dan masuknya investasi ke Halmahera Utara, kebutuhan terhadap pelayanan keimigrasian yang cepat, profesional, dan memiliki kepastian hukum diperkirakan akan terus meningkat.
Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo dinilai menjadi fondasi strategis dalam membangun ekosistem ekspor yang kompetitif, memperkuat kepercayaan investor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di masa mendatang.
(Redaksi MALUTHOMADEBINI.ID)















