Srikandi Pemuda Pancasila Halut Kecam Pernyataan Ketua Panitia Besar Porprov V Malut

banner 120x600

Tobelo, – Ketua DPD Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Halmahera Utara, Sri Evi Yanti Koloba, mengecam keras pernyataan Ketua Panitia Besar Porprov V Maluku Utara, Makmur Gamgulu, yang menyebut telah “salah memilih tuan rumah” dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan Makmur Gamgulu dengan alasan adanya persoalan akomodasi yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya selama pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurut Sri Evi Yanti Koloba, pernyataan itu tidak memiliki dasar yang jelas dan tidak mencerminkan penghargaan terhadap upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan Porprov V Maluku Utara.

“Halmahera Utara telah mengerahkan seluruh kemampuan, tenaga, pikiran, dan anggaran untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan Porprov, mulai dari venue pertandingan, penginapan kontingen, hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.

Ia menilai ucapan Ketua Panitia Besar Porprov V Malut tersebut tidak pantas, tidak beretika, serta berpotensi melukai perasaan masyarakat Halmahera Utara yang telah bekerja secara gotong royong demi keberhasilan kegiatan olahraga terbesar di Maluku Utara itu.

Sri Evi mengakui bahwa dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar tentu terdapat berbagai tantangan dan kekurangan yang dapat menjadi bahan evaluasi. Namun, menurutnya, penyampaian kritik seharusnya dilakukan secara objektif dan konstruktif, bukan dengan pernyataan yang terkesan menyudutkan daerah tuan rumah.

“Kami sadar bahwa setiap kegiatan besar pasti memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki. Namun menyebut bahwa telah ‘salah memilih tuan rumah’ merupakan pernyataan yang tidak tepat, menyakitkan, dan dapat merusak semangat persatuan serta kebersamaan antarwilayah di Maluku Utara,” tegasnya.

Atas dasar itu, DPD Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Halmahera Utara meminta Makmur Gamgulu untuk menarik kembali pernyataannya serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Halmahera Utara.

Menurut Sri Evi, langkah tersebut penting untuk menjaga nama baik daerah, memperkuat hubungan antardaerah, serta mempertahankan semangat sportivitas dan persaudaraan yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan Porprov.

“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan sikap saling menghormati agar tidak mengganggu persatuan yang selama ini terjalin dengan baik di Maluku Utara,” pungkasnya. (Red).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *