Tobelo – Perhatian Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terhadap para relawan kemanusiaan mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Mamuya. Pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Utara, apresiasi yang diberikan kepada para relawan pencarian korban erupsi Gunung Dukono menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam membantu sesama.
Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si bersama Wakil Bupati Dr. Kasman Hi Ahmad, S.Ag., M.Pd memberikan penghargaan kepada para relawan yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan korban erupsi Gunung Dukono pada Mei 2026 lalu.
Empat perwakilan relawan, yakni K. Jabir Abdul, Hambali Diadi, Keril Tatambane, dan Rustamin Djuanga, menerima penghargaan di atas podium mewakili sekitar 60 Relawan Masyarakat Desa Mamuya yang turut terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan tersebut. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat kemanusiaan, kerja keras, dan kepedulian yang ditunjukkan selama proses pencarian korban berlangsung.
Atas perhatian tersebut, masyarakat Desa Mamuya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah memberikan penghargaan kepada para relawan.
“Terima kasih banyak Pak Bupati Halmahera Utara atas perhatian khusus untuk Relawan Masyarakat Desa Mamuya. Penghargaan ini bukan hanya untuk empat orang yang menerima di podium, tetapi untuk seluruh relawan yang telah bekerja dengan tulus dalam misi kemanusiaan pencarian korban erupsi Gunung Dukono,” ujar perwakilan masyarakat Desa Mamuya.
Menurut masyarakat, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Mamuya sekaligus bentuk pengakuan atas kerja kemanusiaan yang dilakukan secara sukarela demi membantu proses pencarian korban di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Momentum ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial masih terjaga kuat di Kabupaten Halmahera Utara. Sinergi antara pemerintah daerah, relawan masyarakat, tim SAR, serta seluruh pihak yang terlibat diharapkan terus menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang.
(Red).















