Kenaikan Tarif Oto di Loloda Utara Disepakati, Dipicu Harga BBM

banner 120x600

Halut – Penyesuaian tarif transportasi darat (oto) dari wilayah Loloda Utara menuju Tobelo resmi disepakati dalam sebuah pertemuan yang digelar di Terminal Rawa Jaya pada 15 April 2026.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Michael Tatemba dan dihadiri para sopir serta pihak terkait. Dalam pertemuan itu, disepakati adanya kenaikan tarif penumpang dan barang sebagai dampak dari meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM).
Adapun rincian tarif penumpang yang telah disepakati yakni:
Kapa-Kapa hingga Posi-Posi ke Tobelo: Rp200.000
Gisi dan Galoa ke Tobelo: Rp250.000
Kailupa hingga Doitia ke Tobelo: Rp300.000
Kenaikan ini juga terlihat dari tarif sebelumnya, seperti rute Gisi–Tobelo yang naik dari Rp150.000 menjadi Rp250.000, serta rute Doitia–Tobelo dari Rp200.000 menjadi Rp300.000.
Selain itu, tarif angkutan barang turut disesuaikan, di antaranya kopra Rp1.500 per kilogram, semen Rp50.000 per sak, beras Rp1.000 per kilogram, serta berbagai barang lainnya seperti air kemasan, bahan bakar, hingga perabot rumah tangga dengan harga yang telah ditentukan.
Narasumber dalam pertemuan tersebut, Sahrijan S.Kofia, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama demi menyesuaikan biaya operasional yang terus meningkat.
“Kenaikan ini sudah melalui kesepakatan bersama dalam pertemuan. Kami berharap masyarakat bisa memahami karena harga BBM sangat mempengaruhi biaya transportasi,” ujar Sahrijan S.Kofia.
Dengan adanya keputusan ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan diri, sementara para pengemudi tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang. (red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *