MALUTHOMADEBINI.ID, TOBELO — Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., mendapat kepercayaan menjadi pemateri dalam penutupan Kursus Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri (KKPD) Angkatan IV Tahun 2026. Dalam forum tersebut, Bupati memaparkan capaian pembangunan sekaligus gagasan strategis yang dinilai relevan dengan tantangan pembangunan daerah, termasuk upaya memperkuat ketahanan ekonomi melalui optimalisasi potensi lokal.
Salah satu gagasan yang dibawa adalah “Transformasi Ketahanan Ekonomi Daerah melalui Percepatan Hilirisasi Kelapa dan Tata Kelola Ekspor Tahun 2027–2029.” Gagasan ini menempatkan komoditas kelapa bukan sekadar sebagai produk pertanian, melainkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang dapat menciptakan nilai tambah lebih besar bagi daerah dan masyarakat. Hilirisasi diarahkan untuk mendorong pengolahan produk kelapa dari bahan mentah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi sekaligus memperluas peluang investasi dan lapangan kerja.
Strategi tersebut juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola ekspor agar potensi komoditas daerah mampu menembus pasar yang lebih luas dengan memberikan manfaat ekonomi yang optimal. Dengan penguatan rantai nilai, peningkatan kapasitas petani dan pelaku usaha, serta dukungan investasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, sektor kelapa diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gagasan pembangunan tersebut berjalan seiring dengan capaian ekonomi Halmahera Utara. Dalam pemaparan KKPD 2026, disebutkan pertumbuhan ekonomi Halut meningkat dari minus 0,10 persen menjadi 11,05 persen pada 2026, dan masuk dalam jajaran 10 daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Semester I 2026. Di tengah keterbatasan fiskal, capaian dan inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia serta membangun strategi pembangunan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Tampilnya Bupati Piet Hein Babua sebagai pemateri pada penutupan KKPD Angkatan IV 2026 sekaligus menjadi momentum untuk berbagi pengalaman kepemimpinan dan praktik baik Halmahera Utara di tingkat nasional. Keselarasan pembangunan daerah dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, peningkatan pertumbuhan ekonomi, inovasi di tengah keterbatasan fiskal, serta gagasan hilirisasi kelapa menjadi bagian dari arah kepemimpinan yang menempatkan potensi lokal sebagai kekuatan untuk membangun ketahanan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Chen)















